Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Debit Air Baku Mulai Menurun, Perumda Danum Taka PPU Imbau Pelanggan Hemat Air

badge-check


					Foto: Direktur Perumda Air Minum Danum Taka PPU Abdul Rasyid. (Dok: CB Media) Perbesar

Foto: Direktur Perumda Air Minum Danum Taka PPU Abdul Rasyid. (Dok: CB Media)

PENAJAM — Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau masyarakat untuk mulai melakukan penghematan penggunaan air menyusul kondisi cuaca ekstrem yang mulai berdampak terhadap debit air baku di sejumlah sumber pengolahan yang ada di wilayah setempat.

Meski hingga saat ini pelayanan distribusi air kepada pelanggan masih dalam kondisi relatif aman, Perumda Danum Taka mengakui adanya penurunan kapasitas debit air baku akibat cuaca panas yang cukup ekstrem dalam beberapa waktu terakhir.

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka PPU Abdul Rasyid mengatakan pihaknya terus memaksimalkan kapasitas produksi agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

“Untuk kapasitas produksi masih terus kami genjot. Namun kami juga mengimbau seluruh pelanggan agar melakukan penghematan penggunaan air dan menampung air sedapat mungkin,” ujarnya.

Menurut Abdul Rasyid, perubahan cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi sumber air baku. Meski hujan masih turun pada malam hari, panas terik di siang hari dinilai sangat berpengaruh terhadap penurunan debit air.

“Kondisi sekarang ini memang cukup ekstrem. Kadang malam hujan, tetapi siang harinya panasnya luar biasa dan itu sangat memengaruhi ketersediaan air baku,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila kondisi tersebut tidak diantisipasi sejak dini, maka dikhawatirkan dapat berdampak terhadap pelayanan distribusi air bersih ke depan.

“Kalau kondisi ini tidak disikapi bersama, tentu bisa menjadi tantangan bagi PDAM ke depan. Walaupun satu hingga dua bulan ke depan kondisi kita masih relatif aman, tetap ada penurunan debit air baku yang harus diwaspadai,” tambahnya.

Selain menghemat penggunaan air, pelanggan juga diimbau menyiapkan cadangan air di rumah masing-masing sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan distribusi akibat menurunnya debit air baku. (*)

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Warga Gunung Seteleng Keluhkan Air Bersih dan Lampu Jalan, Pemkab PPU Siapkan Penanganan Bertaha

29 Mei 2026 - 18:00 WITA

Bupati Mudyat Noor Buka Diseminasi Blueprint City Branding PPU

29 Mei 2026 - 17:45 WITA

Empat Hari Hilang di Hutan Sepaku, Warga Telemow Ditemukan Selamat

29 Mei 2026 - 17:25 WITA

Sat Resnarkoba Polres PPU Bongkar Peredaran Sabu di Sepaku, Dua Pelaku Ditangkap

29 Mei 2026 - 16:10 WITA

Sat Lantas Polres PPU Kedepankan Teguran Humanis untuk Tingkatkan Kesadaran Berkendara

29 Mei 2026 - 15:18 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA