Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial

Disdikpora PPU Tegas: Tak Ada Arahan dari Pusat untuk Kirim Siswa ke Barak, Fokus pada Pembinaan Mental

badge-check


					foto : Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

foto : Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM— Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada instruksi dari Pemerintah Pusat terkait pengiriman siswa-siswi bermasalah ke barak militer untuk pembinaan.

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singgkeru, menyampaikan bahwa pihaknya justru sedang merencanakan program pembinaan mental bagi siswa dan siswi di PPU yang memiliki masalah. Program ini akan menghadirkan narasumber yang kompeten untuk memberikan nasihat, pengarahan mental, dan pembinaan karakter.

“Nantinya narasumber ini bisa memberikan wejangan, pengarahan mental, dan pembinaan karakter agar anak-anak kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ujarnya pada Senin (05/5/2025).

Program pembinaan ini tidak hanya menyasar siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), tetapi juga para guru. Andi Singgkeru menjelaskan bahwa guru-guru akan dibekali strategi dan kemampuan untuk membina siswa-siswi yang menghadapi masalah.

“Nantinya guru-guru ini diberikan semacam benteng-benteng kekuatan agar bagaimana agar dapat membina siswa dan siswi yang bermasalah ini,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap berbagai masalah yang dihadapi anak-anak saat ini, termasuk masalah hukum. Dengan adanya rencana program pembinaan ini, diharapkan para siswa dan siswi di PPU dapat menyadari kesalahan perbuatan mereka dan memahami dampaknya bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar. (ADV/CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Peringatan HKG PKK Ke-54, Bupati PPU Launching Website, SIM PKK, SIM Posyandu dan Batik PKK

22 Juli 2026 - 16:26 WITA

SPPD Harus Hasilkan Solusi, Bukan Sekadar Perjalanan Dinas

22 Juli 2026 - 15:24 WITA

Kembangkan Program CSR yang Inovatif dan Berdampak, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Terima Penghargaan dari Pemkab Penajam Paser Utara

22 Juli 2026 - 02:06 WITA

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Petung, BPBD PPU Lakukan Evakuasi

20 Juli 2026 - 23:30 WITA

Respons Cepat Call Center 110, Polres PPU Bersama BPBD dan Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Bangunan di Petung

18 Juli 2026 - 11:56 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA