Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial DPRD Kaltim

DPRD Kaltim Dorong Percepatan Penyelesaian Proyek Jembatan Pulau Balang, Kunci Akses Menuju IKN

badge-check


					Foto: Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Baharuddin Muin (dok: Istimewa/Official IG Baharuddin) Perbesar

Foto: Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Baharuddin Muin (dok: Istimewa/Official IG Baharuddin)

SAMARINDA — Keterbatasan akses di Jembatan Pulau Balang kembali menjadi sorotan penting. Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Baharuddin Muin, mendesak percepatan pengerjaan proyek strategis yang kini menjadi tanggung jawab pemerintah pusat ini.

Jembatan yang menghubungkan Penajam Paser Utara dengan wilayah lain di Kaltim itu berperan vital dalam memperkuat konektivitas antardaerah, terutama sebagai akses utama menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Setelah proyek diambil alih pemerintah pusat, kami berharap pengerjaan bisa lebih cepat. Masyarakat sudah lama menantikan manfaat nyata dari jembatan ini,” kata Baharuddin.

Ia mencontohkan kondisi saat Lebaran lalu, di mana jembatan masih harus menerapkan sistem buka-tutup, sehingga belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Padahal, fungsionalitas penuh jembatan diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Politisi Fraksi Gerindra itu juga menggarisbawahi pentingnya jembatan sebagai jalur alternatif yang mempercepat akses masyarakat Kaltim dan Kalbar menuju bandara di kawasan IKN.

“Pernyataan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang menyebut jalur ini sebagai akses alternatif ke bandara IKN sangat tepat. Jalur ini dapat memangkas waktu tempuh secara signifikan,” ujarnya.

Baharuddin optimistis proyek ini dapat selesai dan beroperasi penuh sebelum 2029, sesuai target pemerintah provinsi.

“Jika semua pihak serius, saya yakin target 2029 dapat tercapai. Proyek ini adalah prioritas nasional yang harus didukung bersama,” tutupnya. (ADV/CB/QLA)

 

Penulis : QLA

Editor   : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

 

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

FJPI Kaltim Edukasi Siswa Baru SDN 004 Sungai Pinang Cegah Bullying Sejak Dini

15 Juli 2026 - 22:05 WITA

Mengurai Fragmentasi Habitat Orangutan, Kaltim Bentuk Forum Konservasi Terpadu Lanskap Keraitan

15 Juni 2026 - 00:26 WITA

Seminar Nasional di Universitas Mulawarman, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Nusantara Tetap Berkelanjutan

26 Mei 2026 - 17:46 WITA

Polda Kaltim Bongkar Kasus Vape Narkotika, Oknum Polisi Kukar Terancam PTDH

17 Mei 2026 - 19:20 WITA

Backpacker Muda Asal Samarinda Jelajahi Nusantara hingga ASEAN, Angelique Lourdes Bagikan Kisah Inspiratif

4 Mei 2026 - 16:17 WITA

Trending di KALTIM