Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Advertorial

DPRD PPU Dorong Akselerasi TPI untuk Perkuat Dukungan Perikanan ke IKN

badge-check


					foto : Sekretaris Komisi II DPRD PPU, Jamaludin, (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

foto : Sekretaris Komisi II DPRD PPU, Jamaludin, (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan wilayahnya sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya di sektor perikanan. Melalui Komisi II, mereka mendesak dinas terkait untuk segera merealisasikan pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang dinilai kurang maksimal namun hingga kini belum terwujud.

Langkah ini dipandang sebagai bagian penting dalam mengoptimalkan potensi perikanan lokal dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, terutama nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Sekretaris Komisi II DPRD PPU, Jamaludin, mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan TPI sebenarnya telah bergulir sebelumnya. Bahkan, di bawah kepemimpinan kepala dinas pertanian sebelumnya, upaya komunikasi yang intens telah dilakukan hingga menarik perhatian Direktorat Jenderal (Dirjen) terkait. Survei lapangan pun telah dilaksanakan sebagai langkah awal dalam mewujudkan infrastruktur penting ini.

“Setahu saya, komunikasi pada Dinas Pertanian dengan kepala dinas yang lalu sangat efektif dan sangat serius. Sehingga Dirjen turun untuk melakukan survei, dan hasilnya setelah mereka melakukan beberapa penelitian dan survei belum memungkinkan,” jelas Jamaludin pada Rabu (16/4).

Meskipun demikian, Jamaludin menekankan bahwa urgensi keberadaan TPI di PPU semakin menguat seiring dengan perkembangan pesat proyek strategis nasional IKN. Menurutnya, terlepas dari hasil survei sebelumnya, PPU sebagai calon daerah penyangga IKN harus memiliki infrastruktur yang memadai di berbagai sektor, termasuk pertanian, pangan, dan tak terkecuali perikanan. Keberadaan TPI akan menjadi fondasi penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sektor ini.

Lebih lanjut, Jamaludin menyoroti dampak signifikan dari ketiadaan TPI terhadap pelayanan kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan pelaku usaha perikanan di PPU. Tanpa adanya fasilitas pelelangan yang terpusat, transaksi jual beli ikan cenderung berjalan kurang efisien dan transparan.

“Dengan adanya TPI, diharapkan seluruh aktivitas perdagangan ikan dapat terkonsentrasi, menciptakan mekanisme harga yang lebih adil, dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian lokal,” terangnya.

Oleh karena itu, DPRD PPU menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dinas terkait agar aktif mencari solusi dan merealisasikan pembangunan TPI. Langkah ini dipandang bukan hanya sebagai pemenuhan kebutuhan infrastruktur semata, tetapi juga sebagai investasi strategis untuk masa depan PPU. Dengan potensi besar yang dimiliki sektor perikanan, keberadaan TPI akan semakin memperkuat peran PPU sebagai daerah penyangga IKN yang produktif dan berdaya saing. (ADV/CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Peringatan HKG PKK Ke-54, Bupati PPU Launching Website, SIM PKK, SIM Posyandu dan Batik PKK

22 Juli 2026 - 16:26 WITA

SPPD Harus Hasilkan Solusi, Bukan Sekadar Perjalanan Dinas

22 Juli 2026 - 15:24 WITA

Kembangkan Program CSR yang Inovatif dan Berdampak, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Terima Penghargaan dari Pemkab Penajam Paser Utara

22 Juli 2026 - 02:06 WITA

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Petung, BPBD PPU Lakukan Evakuasi

20 Juli 2026 - 23:30 WITA

Respons Cepat Call Center 110, Polres PPU Bersama BPBD dan Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Bangunan di Petung

18 Juli 2026 - 11:56 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA