PENAJAM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk menerapkan belanja daerah yang sehat dan berkualitas sebagai langkah menghadapi keterbatasan fiskal yang saat ini dirasakan di berbagai tingkatan pemerintahan.
Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Kaltim bersama kepala daerah dari 10 kabupaten dan kota.
Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU) Tohar menyampaikan dari arahan koordinasi tersebut pemerintah daerah diminta memprioritaskan belanja yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Sementara program di luar layanan dasar diharapkan dapat dijalankan apabila kondisi keuangan daerah masih memungkinkan.
“Ya, kemarin ada pertemuan atau rapat koordinasi gubernur dengan sepuluh daerah kabupaten kota. Intinya itu menyampaikan dengan segala keprihatianannya bahwa kita dalam keterbatasan fisikal harus mendepankan belanja yang sehat. Belanja yang sehat artinya itu apa? Memprioritaskan belanja-belanja yang memang satu menjadi tugas kita di bidang layanan dasar,” ucap Tohar usai ditemui setelah membuka Job Fair 2026 di Graha Pemuda Penajam, Kamis (5/8/2026).
Tohar mengatakn keterbatasan fiskal yang dialami pemerintah provinsi juga disebut berdampak secara berjenjang hingga ke pemerintah kabupaten dan kota. Karena itu, seluruh daerah diminta memperkuat sinergi dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan keuangan daerah.
Selain menekankan efisiensi, Tohar juga menyampaikan jika gubernur juga mengingatkan pentingnya menerapkan belanja yang berkualitas. Anggaran yang dikeluarkan pemerintah harus memberikan manfaat nyata, baik dalam meningkatkan pelayanan dasar maupun mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Jangan sampai kita kolep. Agar tidak kolep, maka rumusnya belanja yang berkualitas. Berkualitas itu artinya yang punya dampak. Dalam rangka meningkatkan atau membangkitan ekonomi masyarakat. Kalau tidak ekonomi ya pelayanan dasar. itu yang paling penting” tutup Tohar. (*)
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







