NASIONAL— Bagi para pencinta musik dan alam, bulan Juli 2025 adalah momen yang tidak boleh dilewatkan. Jazz Gunung Bromo 2025, salah satu festival musik paling unik di Indonesia, kembali digelar pada 19 dan 26 Juli 2025 di kawasan pegunungan Bromo, Kabupaten Probolinggo. Dengan latar pemandangan spektakuler dan udara pegunungan yang sejuk, festival ini menyajikan harmoni antara jazz lintas generasi dan budaya.
Lineup Spektakuler, Musik Lintas Genre dan Negara
Jazz Gunung tahun ini menampilkan jajaran musisi dari dalam dan luar negeri yang siap menghidupkan suasana. Di antaranya:
-
Emptyyy, trio jazz muda penuh semangat
-
Jamie Aditya, mantan VJ MTV yang kini menyelami jazz dengan gaya unik
-
Kua Etnika, membawa nuansa campursari jazzy khas Nusantara
-
RAN, grup pop-jazz yang telah berkiprah sejak 2007
-
Karimata, legenda jazz Indonesia yang siap menyapa penggemar setianya
-
Tohpati Ethnomission, Sal Priadi, Monita Tahalea, Bintang Indrianto Trio, dan Natasya Elvira
Tak hanya dari dalam negeri, musisi internasional juga turut tampil, seperti:
-
Chagall dari Belanda dengan warna elektronik eksperimental
-
Rouge dari Prancis yang menghadirkan jazz bercampur nuansa folk yang ceria
Festival di Ketinggian, Suasana yang Tak Tergantikan
Dengan venue yang berada di ketinggian hampir 2.000 meter di atas permukaan laut, Jazz Gunung dikenal sebagai salah satu festival jazz tertinggi di dunia. Penonton akan menikmati pertunjukan musik berkualitas dengan latar alam Bromo yang memesona—mulai dari kabut pagi hingga langit malam yang jernih.
Lebih dari sekadar konser, Jazz Gunung juga menghadirkan pertunjukan seni seperti Papermoon Puppet Theatre, serta Bromo Jazz Camp sebuah program interaktif yang memungkinkan musisi dan penonton terlibat dalam sesi jam-session khas festival jazz global.
Jamaah Al-Jazziyah: Komunitas Hangat di Tengah Pegunungan
Para penonton setia Jazz Gunung dikenal dengan sebutan “Jamaah Al-Jazziyah”, komunitas yang dengan penuh antusiasme kembali setiap tahun untuk menikmati keajaiban musik di alam terbuka. Suasana hangat, akrab, dan penuh apresiasi menjadi daya tarik tersendiri dari festival ini.
Dukungan Pariwisata dan Pengalaman Budaya
Didukung oleh Kementerian Pariwisata, Jazz Gunung 2025 bukan hanya tentang musik. Ini adalah bagian dari promosi pariwisata berbasis budaya dan keberlanjutan, mengangkat potensi alam Jawa Timur sebagai panggung alami yang memukau dunia.
Catat tanggalnya 19 dan 26 Juli 2025 dan siapkan diri Anda untuk merasakan magisnya jazz di atas awan. Jazz Gunung Bromo 2025, lebih dari festival, ini adalah pengalaman yang akan membekas di hati. (*)
Editor : Nanabq
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







