Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

NASIONAL

Kementerian Kebudayaan Tegaskan Komitmen Lestarikan Musik Dangdut Sebagai Warisan Budaya

badge-check


					Foto: Menteri Fadli Zon juga menyerahkan penghargaan kepada Elvy Sukaesih (Dok. instagram/@kemenkebud) Perbesar

Foto: Menteri Fadli Zon juga menyerahkan penghargaan kepada Elvy Sukaesih (Dok. instagram/@kemenkebud)

NASIONAL — Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian seni musik tradisional melalui penyelenggaraan konser “Harmoni Zaman”, sebuah panggung penghormatan bagi para musisi legendaris Indonesia. Salah satu sorotan utama dalam acara tersebut adalah penghargaan kepada Elvy Sukaesih atas kontribusinya menjaga eksistensi musik dangdut sebagai bagian penting dari identitas budaya bangsa.

Kegiatan yang digelar pada Jumat, 27 Juni 2025 ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Kebudayaan dalam pelestarian serta penguatan jati diri budaya nasional. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pelaku seni, khususnya musisi dangdut, yang telah memperkaya khazanah musik nasional dan mencerminkan nilai-nilai sosial serta semangat masyarakat Indonesia.

Dalam agenda tersebut, Menteri Fadli Zon juga menyerahkan penghargaan kepada Elvy Sukaesih sebagai simbol pengakuan negara terhadap peran penting musik dangdut dalam sejarah dan perkembangan budaya populer Indonesia. Konser “Harmoni Zaman” turut diisi oleh penampilan para penyanyi dan musisi lintas generasi yang menghadirkan nostalgia sekaligus semangat regenerasi seni tradisional.

Kementerian Kebudayaan menegaskan bahwa musik dangdut bukan sekadar bentuk hiburan, melainkan ekspresi kultural yang merefleksikan realitas sosial dan spiritual rakyat. Oleh karena itu, melalui berbagai ruang apresiasi dan program pengembangan, kementerian terus mendorong inovasi dan keberlanjutan musik dangdut agar tetap hidup, relevan, dan membanggakan.

Acara ini juga menjadi simbol bahwa pelestarian budaya bukan hanya tentang mengenang masa lalu, melainkan merawat semangatnya agar terus tumbuh bersama dinamika zaman. Dukungan pemerintah terhadap seni dan budaya diharapkan dapat memperkuat peran budaya dalam membentuk karakter serta memperkokoh persatuan bangsa. (*)

Sumber     :  Akun Instagram @kemenkebud

Editor        : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

SMSI Anugerahkan Penghargaan kepada 16 Tokoh Nasional dan Daerah Peduli Kemerdekaan Pers

21 Juni 2026 - 14:38 WITA

Dari Olah Produk Turunan Ikan hingga Daur Ulang Seragam, Program CSR PEP Tanjung Field Dukung Kemandirian Masyarakat Tabalong

18 Juni 2026 - 00:35 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Pancasila Sebagai Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional yang Adil dan Sejahtera

1 Juni 2026 - 19:58 WITA

BPIP Terbitkan Pedoman Hari Lahir Pancasila 2026, Usung Tema Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

1 Juni 2026 - 15:03 WITA

Bupati Mudyat Noor Buka Diseminasi Blueprint City Branding PPU

29 Mei 2026 - 17:45 WITA

Trending di PARIWISATA