Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

NASIONAL

Kunjungan Wisman ke Indonesia Juli 2025 Tembus 1,48 Juta, Didominasi Malaysia dan Australia

badge-check


					Foto: Wisatawan di Indonesia (Dok. Kemenpar RI) Perbesar

Foto: Wisatawan di Indonesia (Dok. Kemenpar RI)

NASIONAL – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Juli 2025 tercatat mencapai 1.481.346 kunjungan. Angka ini terdiri dari 1.303.732 kunjungan atau 88,01 persen melalui pencatatan imigrasi, serta 177.614 kunjungan atau 11,99 persen melalui Mobile Positioning Data (MPD) di pintu masuk perbatasan.

Capaian ini tumbuh 13,01 persen dibandingkan Juli 2024 yang mencatat 1.310.756 kunjungan.

Januari–Juli 2025 Tembus 8,53 Juta Kunjungan

Secara kumulatif, periode Januari–Juli 2025 mencatat 8.531.525 kunjungan wisman. Angka ini meningkat 10,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 7.752.910 kunjungan.

Malaysia Dominasi Wisman ke Indonesia

Berdasarkan kebangsaan, wisman asal Malaysia mendominasi jumlah kunjungan dengan 212.113 kunjungan pada Juli 2025. Disusul:

Wisman Lebih Lama Tinggal di Indonesia

Tak hanya jumlah kunjungan, rata-rata lama tinggal wisman juga menunjukkan peningkatan. Pada Juli 2025, wisman rata-rata menghabiskan waktu 10,52 malam di Indonesia, lebih lama dibandingkan Juli 2024 yang hanya 8,1 malam.

Momentum Positif Pariwisata Internasional

Kenaikan jumlah kunjungan wisman dan bertambahnya lama tinggal ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Indonesia. Selain mendorong devisa negara, tren ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan di kawasan Asia Pasifik. (*)

 

 

 

Sumber  : Kemenpar RI

Editor     : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

SMSI Anugerahkan Penghargaan kepada 16 Tokoh Nasional dan Daerah Peduli Kemerdekaan Pers

21 Juni 2026 - 14:38 WITA

Dari Olah Produk Turunan Ikan hingga Daur Ulang Seragam, Program CSR PEP Tanjung Field Dukung Kemandirian Masyarakat Tabalong

18 Juni 2026 - 00:35 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Pancasila Sebagai Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional yang Adil dan Sejahtera

1 Juni 2026 - 19:58 WITA

BPIP Terbitkan Pedoman Hari Lahir Pancasila 2026, Usung Tema Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

1 Juni 2026 - 15:03 WITA

Bupati Mudyat Noor Buka Diseminasi Blueprint City Branding PPU

29 Mei 2026 - 17:45 WITA

Trending di PARIWISATA