Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

KALTARA

Lawan Gratifikasi Dimulai dari Rumah, Ini Pesan DWP Kaltara

badge-check


					LAWAN GRAFITASI: DWP Kaltara mendorong budaya antigratifikasi dimulai dari keluarga untuk memperkuat integritas ASN dan mewujudkan pelayanan publik yang bersih. (dok: istimewa) Perbesar

LAWAN GRAFITASI: DWP Kaltara mendorong budaya antigratifikasi dimulai dari keluarga untuk memperkuat integritas ASN dan mewujudkan pelayanan publik yang bersih. (dok: istimewa)

TANJUNG SELOR – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat komitmen membangun budaya anti gratifikasi melalui Workshop bertajuk “Perempuan Berintegritas, Dharma Wanita Berdaya, Bersama Kita Cegah Gratifikasi” yang digelar di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (7/8).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DWP Kaltara mendukung reformasi birokrasi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta berintegritas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

Ketua DWP Kaltara, Sipta Meylina Denny Harianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, unit DWP dan narasumber penyuluh anti korupsi yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Sipta menegaskan bahwa integritas harus dibangun dari lingkungan keluarga. Menurutnya, istri maupun suami yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran penting untuk saling mengingatkan agar tetap menjaga kejujuran dan menjauhi praktik yang dapat mencederai integritas.

“Suami dan istri yang berprofesi sebagai ASN harus saling menguatkan dan saling mengingatkan agar selalu berada di jalan yang benar,” kata Sipta.

Ia juga mengingatkan anggota DWP agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai bentuk pemberian atau ucapan terima kasih yang berpotensi menjadi gratifikasi.

Menurutnya, hal-hal yang terlihat sederhana dapat menjadi awal terjadinya penyimpangan apabila tidak disikapi dengan benar.

Melalui workshop ini, Sipta berharap seluruh anggota DWP semakin memahami bentuk-bentuk gratifikasi, berani menolak pemberian yang menimbulkan konflik kepentingan, serta menjadi agen perubahan yang menanamkan nilai hidup sederhana, jujur dan berintegritas di lingkungan keluarga maupun organisasi.

“Keluarga yang berintegritas akan melahirkan ASN yang berintegritas. Dari sana akan lahir pelayanan publik yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Sipta mengajak seluruh anggota DWP Kaltara menjadikan semangat antigratifikasi sebagai gerakan bersama demi memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di Bumi Benuanta. (dkisp)

 

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya! 

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

TPP ASN Kaltara Dipastikan Tetap Dibayar hingga Desember 2026

8 Agustus 2026 - 11:20 WITA

Sekprov Kaltara Tekankan Efisiensi Belanja dan Percepatan Program Prioritas

5 Agustus 2026 - 15:27 WITA

Wagub Kaltara Resmikan Benuanta Economic Forum 2026, Fokus Penguatan Ekonomi dan Investasi

4 Agustus 2026 - 21:51 WITA

Kaltara dan Sabah Perkuat Kerja Sama Perbatasan di Sidang SOSEK MALINDO ke-28

30 Juli 2026 - 23:51 WITA

Pemprov Kaltara Susun RAD Kelanjutusiaan untuk Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Lansia

30 Juli 2026 - 09:47 WITA

Trending di KALTARA