SAMARINDA — PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) menggelar Perhelatan Rakyat atau Mandala PeRak 2025 di Samarinda pada Sabtu, 26 Juli 2025, sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-28 perusahaan. Samarinda menjadi kota kelima dari 16 kota yang disambangi Mandala Finance dalam rangkaian tur nasional ini.
Kegiatan yang dipusatkan di GOR Segiri Samarinda itu menghadirkan berbagai aktivitas yang dirancang untuk mendorong ekonomi lokal, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui gelaran bazar UMKM dan berbagai program interaktif, Mandala PeRak menjadi platform baru bagi pelaku usaha untuk memperluas eksposur dan menjangkau pasar langsung di tengah masyarakat.
Direktur Pemasaran dan Penjualan Mandala Finance, Sandy Susanto, menyatakan bahwa Mandala PeRak merupakan bentuk apresiasi terhadap nasabah dan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan Mandala selama hampir tiga dekade.
“Perhelatan ini kami hadirkan sebagai bentuk nyata dukungan terhadap perekonomian lokal dan penguatan sektor produktif. UMKM adalah pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi, dan kami berkomitmen terus memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Sandy dalam keterangan resminya.
Mandala PeRak di Samarinda tak hanya menghadirkan hiburan rakyat seperti pertunjukan musik, senam zumba, dan lomba-lomba, tapi juga menjadi ajang promosi produk unggulan UMKM lokal, dari kuliner, kerajinan, hingga produk rumah tangga. Selain itu, pengunjung juga dapat mencoba test ride motor pembiayaan dan berpartisipasi dalam edukasi pengelolaan limbah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
Dengan menyasar langsung masyarakat di daerah, Mandala Finance memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan lebih dekat layanannya, khususnya dalam hal pembiayaan multiguna yang dapat diakses dengan mudah oleh pelaku usaha mikro. Tidak sedikit pelaku UMKM yang menjadi mitra pembiayaan Mandala dan berhasil mengembangkan usahanya secara bertahap.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap bisa memperkuat relasi dengan nasabah dan menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha kecil. Sebab kami percaya bahwa pertumbuhan Mandala harus sejalan dengan kemajuan masyarakat,” ujar Sandy.
Program Mandala PeRak 2025 dijadwalkan berlangsung hingga akhir Agustus di sejumlah kota besar dan kota sekunder lainnya, seperti Palu, Makassar, Tasikmalaya, Padang, dan Jambi. Selain menjadi ajang promosi dan apresiasi, kegiatan ini sekaligus menjadi strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar dan memperdalam pendekatan layanan berbasis komunitas.
Editor: Redaksi CB Media
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







