Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

LIFESTYLE

Pelaku Usaha Muda Penajam Gelar Workshop Kerajinan Dari Manik-Manik, Peserta Sangat Antusias

badge-check


					Foto: Catchy Beads (@catchy.beads) menggelar workshop kerajinan manik-manik atau yang biasa disebut beads accessories. (DOK. CahayaBorneo.com) Perbesar

Foto: Catchy Beads (@catchy.beads) menggelar workshop kerajinan manik-manik atau yang biasa disebut beads accessories. (DOK. CahayaBorneo.com)

PENAJAM – Pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yakni Catchy Beads (@catchy.beads) menggelar workshop kerajinan manik-manik atau yang biasa disebut beads accessories.

Kegiatan workshop tersebut digelar disalah satu cafe di Kecamatan Penajam yaitu Tiga Kofe, pada Minggu (5/2/2024) siang yang diikuti sebanyak 24 peserta mulai dari anak-anak hingga remaja.

Mayoritas peserta adalah anak-anak sekolah dasar (SD) itu terlihat antusias mengikuti workshop kerajinan manik-manik. Mereka dilatih dan diajari untuk membuat karya berupa kalung, gelang, gantungan kunci, gantungan handphone dan lain sebagainya dari bahan manik-manik aneka warna dan bermacam ukuran.

Owner Catchy Beads, Febrianha Mia Anggraeni (22) mengatakan bahwa kegiatan workshop ini merupakan kali pertama dilaksanakan. Ia mengaku memberanikan diri untuk membuka workshop ini lantaran ingin membagikan pengalaman dan pengetahuan membuat manik-manik untuk peserta.

“Mereka semua antusias meronce manik-manik, pesertanya bukan hanya perempuan, tapi ada laki-laki yang terarik ikut workshop ini,” kata Mia.

Foto: peserta antusias meronce manik-manik. (DOK. CahayaBorneo.com)

Perempuan yang sedang kuliah pada Jurusan Administrasi Bisnis itu mengungkapkan berencana akan membuka workshop kembali pada akhir Februari nanti.

“Pada class volume 1 ini banyak yang antusias, rencananya saya akan membuka workshop seperti ini di akhir Februari nanti di salah satu cafe yang ada di Penajam” kata dia.

Mia berharap, usai mengikuti kegiatan workshop ini, para peserta mendapatkan banyak manfaatnya salah satunya mungkin dapat tertarik berwirausaha melalui karya berupa kerajinan yang terbuat dari manik-manik.

“Harapanya mereka juga bisa berwirausaha seperti ini,” pungkasnya. (*)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Peringatan HKG PKK Ke-54, Bupati PPU Launching Website, SIM PKK, SIM Posyandu dan Batik PKK

22 Juli 2026 - 16:26 WITA

SPPD Harus Hasilkan Solusi, Bukan Sekadar Perjalanan Dinas

22 Juli 2026 - 15:24 WITA

Kembangkan Program CSR yang Inovatif dan Berdampak, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Terima Penghargaan dari Pemkab Penajam Paser Utara

22 Juli 2026 - 02:06 WITA

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Petung, BPBD PPU Lakukan Evakuasi

20 Juli 2026 - 23:30 WITA

Respons Cepat Call Center 110, Polres PPU Bersama BPBD dan Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Bangunan di Petung

18 Juli 2026 - 11:56 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA