Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

NASIONAL

Perjalanan Wisatawan Nusantara Meningkat 17,81% pada Mei 2025

badge-check


					Foto: Perjalanan wisatawan nusantara pada bulan Mei 2025 (Dok. KemenparRI) Perbesar

Foto: Perjalanan wisatawan nusantara pada bulan Mei 2025 (Dok. KemenparRI)

NASIONAL — Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada bulan Mei 2025 menunjukkan tren positif dengan total 97.673.863 perjalanan, naik 17,81% dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 82.909.661 perjalanan.

Kenaikan ini juga terlihat secara kumulatif sepanjang Januari hingga Mei 2025, dengan jumlah perjalanan mencapai 508.667.898. Angka ini mengalami pertumbuhan 16,13% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 438.002.103 perjalanan.

Provinsi Asal Wisatawan Terbanyak

Berdasarkan data Mei 2025, tiga provinsi asal wisatawan nusantara terbanyak adalah:

  • Jawa Barat: 17.942.744 perjalanan (naik 26,03% dibandingkan Mei 2024)
  • Jawa Timur: 16.291.463 perjalanan (turun 7,06%)
  • Jawa Tengah: 11.338.838 perjalanan (naik 5,79%)
  • Jawa Barat menjadi penyumbang terbesar sekaligus mencatatkan pertumbuhan paling signifikan di antara tiga provinsi teratas.

Provinsi Tujuan Terpopuler

Untuk provinsi tujuan perjalanan, tren serupa terlihat dengan dominasi Jawa Barat:

  • Jawa Barat: 17.697.435 perjalanan (naik 34,06%)
  • Jawa Timur: 16.982.719 perjalanan (turun 8,96%)
  • Jawa Tengah: 11.158.969 perjalanan (turun 3,12%)

Jawa Barat juga menjadi destinasi wisata paling populer di bulan Mei 2025 dengan lonjakan kunjungan yang signifikan, menandakan meningkatnya daya tarik provinsi ini sebagai tujuan wisata domestik.

Peningkatan jumlah perjalanan wisatawan nusantara menunjukkan pulihnya minat masyarakat untuk berwisata di dalam negeri. Lonjakan ini juga menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata nasional, meskipun beberapa provinsi seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah mengalami penurunan sebagai tujuan wisata.

Pemerintah dan pelaku industri pariwisata diharapkan dapat memanfaatkan tren positif ini untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur wisata demi mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. (*)

Sumber     :  Kementerian Pariwisata RI

Editor        : Nanabq

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!!

 

 

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

SMSI Anugerahkan Penghargaan kepada 16 Tokoh Nasional dan Daerah Peduli Kemerdekaan Pers

21 Juni 2026 - 14:38 WITA

Dari Olah Produk Turunan Ikan hingga Daur Ulang Seragam, Program CSR PEP Tanjung Field Dukung Kemandirian Masyarakat Tabalong

18 Juni 2026 - 00:35 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Pancasila Sebagai Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional yang Adil dan Sejahtera

1 Juni 2026 - 19:58 WITA

BPIP Terbitkan Pedoman Hari Lahir Pancasila 2026, Usung Tema Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

1 Juni 2026 - 15:03 WITA

Bupati Mudyat Noor Buka Diseminasi Blueprint City Branding PPU

29 Mei 2026 - 17:45 WITA

Trending di PARIWISATA