Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

OLAHRAGA

Porprov VIII Kaltim 2026 di Paser, KONI PPU Desak Tambahan Anggaran Rp 20 Miliar

badge-check


					Foto : Ketua KONI PPU, Arpan, (Dok : CahayaBorneo/AJI). Perbesar

Foto : Ketua KONI PPU, Arpan, (Dok : CahayaBorneo/AJI).

PENAJAM – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur tahun 2026 resmi akan diselenggarakan di Kabupaten Paser pada 14 hingga 27 November mendatang.

Agenda besar empat tahunan ini mulai menjadi fokus utama bagi daerah-daerah tetangga, termasuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang tengah mematangkan persiapan kontingennya.Namun, persiapan matang tersebut kini membentur tembok persoalan klasik, yakni keterbatasan anggaran.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten PPU mengungkapkan bahwa ketersediaan dana saat ini menjadi kendala utama dalam memfasilitasi kebutuhan para atlet yang akan berlaga membawa nama daerah di tingkat provinsi tersebut.

Ketua KONI PPU, Arpan, secara terbuka meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) PPU untuk memberikan perhatian serius melalui alokasi anggaran tambahan pada skema Perubahan. Langkah ini dinilai mendesak mengingat skala partisipasi PPU dalam ajang ini tergolong besar, yakni mencapai setidaknya 1.000 atlet.

“Kami sangat berharap Pemda PPU dapat mengalokasikan anggaran tersebut demi kesiapan para atlet kita. Dukungan finansial yang kuat sangat diperlukan agar mereka bisa bertanding dengan fokus penuh dan meraih hasil yang maksimal,” ujarny pada Senin (13/4/2026).

Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil kesepakatan di Kabupaten Paser selaku tuan rumah, jumlah kelas tanding yang akan diikuti sangat bergantung pada kekuatan anggaran masing-masing kabupaten. Hal ini menjadi peringatan bagi tiap daerah agar tidak kehilangan kesempatan mendulang medali akibat keterbatasan biaya operasional.

“Jika anggaran di setiap kabupaten tidak memadai, maka jumlah kelas tanding yang diikuti nantinya terpaksa akan dikurangi,” jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini alokasi anggaran untuk kebutuhan yang diminta oleh KONI PPU sebesar Rp 20 miliar. atlet tersebut. (*)

Penulis: Aji Yudha | Editor: Dian MS

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PT WKP Catatkan Penguatan Ekonomi Masyarakat Lewat Astra Kreatif

14 April 2026 - 16:25 WITA

Revitalisasi Dermaga Speedboat Penajam Tertunda, Terkendala Status Kewenangan

14 April 2026 - 14:36 WITA

Warga Pesisir Penajam Krisis Air Bersih, Ketua DPRD PPU Desak Langkah Konkret Pemerintah

14 April 2026 - 14:28 WITA

Pelatihan Anyaman Rotan dan Ukir Kayu di IKN Buka Peluang Usaha dan Perkuat Ekonomi Kreatif

13 April 2026 - 15:04 WITA

Lurah Gunung Seteleng Minta Motor Sampah dan Tambahan PJU, Solusi Atasi Persoalan Lingkungan

13 April 2026 - 11:40 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA