Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

PPU Optimistis Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

badge-check


					foto:Sekda PPU, Tohar. (DOk/CB Media) Perbesar

foto:Sekda PPU, Tohar. (DOk/CB Media)

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), menaruh harapan besar terhadap keberadaan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Pemerintah daerah optimistis program ini bakal menjadi motor penggerak utama dalam menguatkan sistem ekonomi kerakyatan yang berbasis langsung di tingkat desa dan kelurahan di seluruh wilayah kabupaten setempat.

Koperasi Merah Putih dirancang bukan sekadar lembaga keuangan biasa. Kehadirannya diproyeksikan sebagai pilar penting untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat bawah, sekaligus menjadi bagian integral dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang dimulai dari kawasan pedesaan.

Sekertaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, menerangkan, koperasi ini memiliki peran yang sangat strategis dalam menyentuh berbagai sektor produktif masyarakat.

Selain membantu warga dalam mengembangkan usaha mandiri dan memperkuat daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Lembaga ini juga diharapkan mampu mendongkrak produktivitas serta hasil komoditas di sektor pertanian dan perikanan lokal, demi memastikan keberlanjutan program tersebut, Pemkab PPU memberikan dukungan penuh yang berkesinambungan,” jelasnya pada Senin (18/5/2026).

Intervensi yang disiapkan meliputi pembinaan manajemen berkala, penguatan akses modal usaha, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola agar koperasi mampu bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif dan mandiri.

Lebih lanjut, Tohar menjelaskan bahwa orientasi KDKMP didorong agar tidak terjebak pada aktivitas simpan pinjam konvensional semata. Koperasi ini dituntut untuk aktif membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal,

“Jadi dampaknya dapat dirasakan langsung dalam meningkatkan kesejahteraan taraf hidup warga di sekitarnya,” terangnya.

Hingga saat ini, KDKMP telah resmi terbentuk di 54 desa dan kelurahan di Kabupaten PPU melalui mekanisme musyawarah mufakat warga setempat. Dari total tersebut, sebanyak 32 koperasi kini tengah berada dalam proses pembangunan gerai fisik, dengan progres yang bervariasi mulai dari tahap awal konstruksi hingga yang sudah rampung sepenuhnya dan siap beroperasi. (*)

Reporter: Aji Yudha | Editor: Dian MS

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Peresmian Hailens Billiard dan Cafe, Pemkab PPU Harap Dorong Ekonomi dan Ruang Kreativitas Anak Muda

18 Mei 2026 - 20:35 WITA

DPMD PPU Perkuat Program Jaga Desa untuk Awasi Pengelolaan Dana Desa

17 Mei 2026 - 17:22 WITA

Pemkab PPU Pastikan Program Kartu Penajam Cerdas Tetap Berjalan Tahun 2026

17 Mei 2026 - 17:04 WITA

Pemkab PPU Luncurkan SIM-FKS untuk Kelola Data Kesehatan dan Kabupaten Sehat

15 Mei 2026 - 15:49 WITA

DPRD PPU Ajak Kader PMII Aktif Kawal Pembangunan Daerah di Era IKN

15 Mei 2026 - 14:49 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA