TANJUNG SELOR – Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Telabang Bangsa saat Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Apel Kehormatan dan Malam Renungan Suci menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026) malam.
Cahaya obor menerangi area makam ketika jajaran pejabat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berdiri dalam satu barisan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang hadir bersama Wakil Gubernur Ingkong Ala, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara H. Denny Harianto, serta jajaran kepala perangkat daerah.
Tepat pukul 23.57 WITA, Kapolda Kaltara Irjen Pol. Agus Wijayanto memimpin rangkaian upacara sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Renungan Suci dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.
Bagi Gubernur Zainal, Malam Renungan Suci bukan sekadar rangkaian seremonial peringatan HUT RI. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa.
“Kita datang untuk mendoakan para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kedaulatan Indonesia. Perjuangan mereka yang membuat kita bisa menikmati kemerdekaan hari ini,” kata Zainal.
Menurutnya, bentuk perjuangan saat ini telah berubah. Jika dahulu dilakukan di medan perang, kini perjuangan diwujudkan melalui pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, menjaga persatuan, dan bekerja untuk kemajuan daerah.
Zainal pun mengajak masyarakat Kaltara menjadikan semangat para pahlawan sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda.
Ia berharap nilai keberanian, keikhlasan, dan semangat tanpa pamrih yang ditunjukkan para pejuang terus tertanam dalam diri generasi penerus bangsa.
“Generasi muda harus meneladani para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih untuk mempertahankan NKRI,” pesannya.
Malam Renungan Suci di TMP Telabang Bangsa menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan. Kemerdekaan merupakan tanggung jawab bersama untuk terus menjaga persatuan, mengisi pembangunan, dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. (dkisp)
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







