Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

SPPG Polres PPU Mulai Beroperasi, Layani 1.189 Siswa di Empat Sekolah

badge-check


					Foto: SPPG Polres PPU Mulai Beroperasi, Layani 1.189 Siswa di Empat Sekolah. (DOK. CB Media) Perbesar

Foto: SPPG Polres PPU Mulai Beroperasi, Layani 1.189 Siswa di Empat Sekolah. (DOK. CB Media)

PENAJAM – Komitmen menghadirkan program pangan sehat bagi generasi muda terus diperkuat. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Penajam Paser Utara (PPU) resmi beroperasi pada Jumat (13/2/2026), sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Kemala Bhayangkari.

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, menyampaikan bahwa pada tahap awal, SPPG melayani sebanyak 1.189 penerima manfaat yang tersebar di empat sekolah, yakni TK Kemala Bhayangkari, SDN 038 Penajam, SMPN 21 Penajam, dan SMAN 8 Penajam. Program ini difokuskan untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan makanan sehat dan bergizi secara terukur.

“Ini langkah awal. Kita ingin memastikan distribusi berjalan tertib, higienis, dan tepat sasaran,” ujar Kapolres.

Fasilitas SPPG telah dilengkapi dapur pengolahan, ruang koordinasi, hingga hunian relawan. Sebanyak 47 relawan bersertifikat dilibatkan dalam proses produksi dan distribusi makanan. Seluruh bahan pangan diproses sesuai standar keamanan pangan, bahkan menu yang disajikan telah melalui uji laboratorium sebelum dibagikan kepada siswa.

Pengawasan pelaksanaan program dilakukan secara berlapis, melibatkan tim internal Polres bersama Yayasan Kemala Bhayangkari. Relawan yang bertugas pun merupakan masyarakat lokal, tanpa keterlibatan unsur Pemda maupun TNI.

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, memberikan apresiasi atas hadirnya SPPG sebagai upaya nyata mendukung ketahanan gizi anak-anak di daerah. Ia berharap program ini dapat berjalan rutin dan berkesinambungan, termasuk saat bulan Ramadan.

“Inisiatif ini bukan hanya soal kesehatan anak, tetapi juga membantu meringankan beban orang tua dan sekolah,” ujarnya.

Secara nasional, Polri menargetkan pembangunan 1.500 unit SPPG pada 2026 guna memperluas cakupan MBG. Di Kabupaten Penajam Paser Utara, SPPG Polres PPU menjadi fasilitas perdana yang langsung menyalurkan makanan bergizi kepada siswa secara terstruktur dan terawasi. (*)

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Mudyat Tegaskan Evaluasi Menyeluruh Program MBG, Tunggu Arahan Pusat

13 Februari 2026 - 23:42 WITA

Daftar Lengkap 148 Pejabat dan Jabatan Baru yang Dilantik Bupati PPU

13 Februari 2026 - 18:00 WITA

Dilantik Bupati, Pejabat di PPU Diminta Bekerja Secara Maksimal

13 Februari 2026 - 17:35 WITA

Polsek Sepaku Ungkap Peredaran Sabu di Bumi Harapan, AR Diamankan

13 Februari 2026 - 13:37 WITA

Polres PPU Selidiki Kematian Anak di Babulu Darat, Dugaan Perundungan Masih Didalami

13 Februari 2026 - 13:22 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA