Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

DAERAH

Traktor Sawah Baru Pacu Produktivitas Petani Sebakung Jaya

badge-check


					Foto : Kepala Desa (Kades) Sebakung Jaya, Sajidin, pada saat ditemui di rumahnya (Dok : CahayaBorneo/AJI) Perbesar

Foto : Kepala Desa (Kades) Sebakung Jaya, Sajidin, pada saat ditemui di rumahnya (Dok : CahayaBorneo/AJI)

PENAJAM – Kabar gembira datang dari Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Para petani di wilayah ini kini dapat bernapas lega dengan hadirnya bantuan traktor sawah atau Konser dari Dinas Pertanian (Distan) PPU. Bantuan ini diberikan untuk setiap Brigade Pangan, sebuah program yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Kehadiran traktor sawah ini memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, khususnya para petani. Mereka merasakan adanya percepatan dalam pekerjaan mereka. Kepala Desa (Kades) Sebakung Jaya, Sajidin, mengungkapkan bahwa traktor tersebut telah diuji coba di sawah dan menunjukkan hasil yang memuaskan.

“Saat ini, sekitar 20 persen lahan sudah dipanen. Kami optimis, seluruh panen tahap kedua akan selesai sebelum Lebaran,” ujarnya pada Jumat (04/4/).

Lebih lanjut, Sajidin menjelaskan bahwa setiap Brigade Pangan menerima anggaran sekitar Rp 2,5 miliar dari pemerintah pusat. Anggaran ini dialokasikan untuk Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), termasuk traktor sawah. Penambahan ini merupakan hasil dari pengajuan yang dilakukan Sajidin saat rapat dengan Kepala Distan PPU.

“Kami mengajukan penambahan oven padi, karena curah hujan yang tinggi seringkali bertepatan dengan musim panen, sehingga menyulitkan petani,” ungkapnya.

Saat ini, Desa Sebakung Jaya hanya memiliki satu oven pengeringan padi. Dengan luas lahan sawah mencapai 625 hektar, keberadaan oven tambahan sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan produksi padi.

“Oven pengeringan padi kami hanya satu, ini menjadi kendala utama dalam pertanian kami,” jelas Sajidin.

Sajidin berharap program Brigade Pangan ini dapat berlanjut, tidak hanya untuk musim tanam rendeng, tetapi juga untuk musim tanam gadu. Ia juga menyoroti harga beras Bulog yang sebesar Rp 6.500 yang diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi petani.

“Kami berharap program ini berkelanjutan, sehingga petani dapat terus meningkatkan kesejahteraannya,” pungkasnya. (CB/AJI)

Tim Redaksi CahayaBorneo.com

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Persoalan Lahan Belum Tuntas, Warga Delineasi IKN Datangi Kejari PPU

15 Juli 2026 - 21:59 WITA

Membangun SDM Unggul dari Lingkungan Sekolah Sehat, Universitas Gunadarma PPU Dampingi Pengembangan SMP Babul Ilmi Penajam Paser Utara

15 Juli 2026 - 21:34 WITA

Pemkab PPU Sambut Mahasiswa Unmul, Tekankan Solidaritas dan Etika Selama Berkegiatan

15 Juli 2026 - 01:09 WITA

Wakil Bupati PPU Imbau Pengguna Transportasi Laut Gunakan Life Jacket

14 Juli 2026 - 17:12 WITA

Pemda PPU Salurkan Bantuan Jaket Keselamatan bagi Penumpang Transportasi Laut

14 Juli 2026 - 16:32 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA