Pastikan Kelayakan Fasilitas Medis, Wabup PPU Turun Lapangan Tanpa Protokoler
PENAJAM – Wakil Bupati (Wabup) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan inspeksi mendadak (sidak) seorang diri tanpa pengawalan protokoler maupun ajudan sebagaimana mestinya pejabat daerah saat bertugas pada kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB).
Hal ini dimulai sejak keberangkatannya dari kediaman. Sang Wakil Bupati memilih untuk mengemudikan sendiri mobil pribadinya menuju rumah sakit tanpa iring-iringan kendaraan dinas, demi melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan di wilayah yang dipimpinnya.
Setibanya di lokasi, ia langsung berbaur dengan para pasien dan pengunjung rumah sakit. Tanpa adanya jarak atau sekat formalitas, ia tampak berbincang santai dengan masyarakat PPU yang sedang mengantre, mendengarkan keluh kesah mereka secara langsung mengenai fasilitas medis yang tersedia.
“Sidak ini untuk cek ruangan yang berapa minggu lalu diresmikan akan tetapi ada plafon yang runtuh, jadi saya ke sini untuk cek itu,” ujarnya pada Senin (16/2/2026).
Langkah ini dilakukan bukan tanpa alasan. Beliau meyakini bahwa turun ke lapangan sendirian merupakan bentuk pendekatan persuasif yang paling efektif.
Menurutnya, tidak boleh ada batasan atau “sekat” yang menghalangi komunikasi antara pejabat publik dengan rakyat kecil.
Selain untuk memantau pelayanan, aksi jalan sendirian ini juga bertujuan untuk mengirimkan pesan positif kepada khalayak luas. Hal tersebut dilakukan untuk membuktikan secara nyata bahwa situasi keamanan di Penajam Paser Utara sangat kondusif bagi siapa saja.
“Kedatangan saya ini, bukan untuk mencari kesalahan, tapi mencari kebenaran apa sebenarnya yang terjadi sampai bisa roboh seperti itu,” tambahnya.
Dengan menunjukkan rasa aman tersebut, ia berharap para pendatang maupun masyarakat yang ingin menetap di PPU merasa tenang. Kehadiran pejabat yang membaur tanpa pengawalan ketat diharapkan mampu memperkuat citra PPU sebagai daerah yang ramah dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)
Reporter : Aji Yudha
Editor: Syafika
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







