Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PASER

Kondisi Jemaah Haji Paser Prima, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji 1447 Hijriah

badge-check


					Foto: Jemaah haji asal Kabupaten Paser. (Dok : CahayaBorneo/AJI). Perbesar

Foto: Jemaah haji asal Kabupaten Paser. (Dok : CahayaBorneo/AJI).

TANA PASER– Kesiapan fisik dan mental menjadi kunci utama bagi ratusan Jemaah haji asal Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menjelang puncak ibadah haji 1447 Hijriah. Seluruh rombongan kini dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat prima dan dinyatakan siap lahir batin untuk menghadapi fase paling krusial di Tanah Suci.

Momentum krusial perjalanan ibadah ini dipastikan akan berjalan lancar berkat persiapan matang yang dilakukan oleh para petugas pendamping. Sebagai langkah antisipasi dan proteksi dini, seluruh jemaah haji asal Bumi Daya Taka tersebut telah diwajibkan mengikuti serangkaian skrining medis yang komprehensif.

Pemeriksaan kesehatan massal ini diarsiteki langsung oleh Tim Kesehatan BPN 03 yang digelar beberapa hari lalu. Langkah preventif ini diambil guna memetakan kondisi fisik terkini para tamu Allah sebelum mereka diterjunkan ke tengah kepadatan jutaan umat manusia dari berbagai belahan dunia.

Petugas Haji Daerah Kabupaten Paser, Rusmadi, menegaskan bahwa tahapan skrining medis ini merupakan prosedur standar yang tidak boleh dilewatkan oleh satu pun jemaah. Pemeriksaan tersebut bertindak sebagai pintu gerbang utama untuk menyaring risiko kesehatan sebelum memasuki fase inti ibadah.

“Kesiapan fisik merupakan modal mutlak karena prosesi yang akan dihadapi membutuhkan ketahanan tubuh yang luar biasa di tengah cuaca Arab Saudi yang menantang,” terangnya, Selasa (26/5/2026).

Pemeriksaan kesehatan tahun ini sengaja diperketat dari pelaksanaan di musim-musim haji sebelumnya. Tim medis tidak hanya memeriksa penyakit bawaan, tetapi juga mengukur tingkat kebugaran dan ketahanan fisik jemaah secara detail.

Standar tinggi ini diterapkan semata-mata demi menjamin keselamatan para jemaah, agar mereka dapat memfokuskan seluruh energi untuk melaksanakan ibadah dengan khusyuk tanpa kendala gangguan kesehatan yang berarti.

Rangkaian puncak ibadah yang mahapenting ini, atau yang akrab dikenal dengan fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 hingga 13 Zulhijah.

“Berdasarkan kalender masehi, seluruh prosesi sakral tersebut bergulir ketat, pergerakan massal ini menuntut kedisiplinan tinggi dari setiap jemaah agar seluruh rukun dan wajib haji dapat tertunaikan secara sempurna,” katanya.

Sesuai dengan lini masa yang telah ditetapkan, mobilisasi jemaah dimulai dengan meninggalkan pemondokan di Makkah menuju Mina untuk melaksanakan mabit atau bermalam. Keesokan harinya, seluruh jemaah akan berkumpul di padang Arafah untuk menjalani prosesi wukuf yang menjadi inti dari ibadah haji.

Rangkaian kemudian berlanjut dengan mabit di Muzdalifah, melontar Jumrah Aqabah, hingga diakhiri dengan lempar jumrah selama tiga hari berturut-turut di Mina.

Pihak panitia penyelenggara menyampaikan rasa syukur mendalam atas laporan medis yang menunjukkan hasil positif dan nihil kendala berat dari seluruh jemaah Paser. Rusmadi optimistis rombongan dapat menyelesaikan seluruh rukun Islam kelima ini dengan selamat hingga kembali ke tanah air.

“Alhamdulillah, jemaah sampai saat ini dinyatakan sehat walafiat dan siap untuk mengikuti puncak rangkaian ibadah haji tersebut,” pungkasnya. (*)

 

Penulis: Aji Yudha | Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pemuda Fast 2026: Wadah Kreativitas dan Pelestarian Budaya Paser

26 Mei 2026 - 14:00 WITA

Polres Paser Gulung Sindikat Curanmor Lintas Kecamatan, 2 Pelaku dan 12 Motor Diamankan

25 Mei 2026 - 18:41 WITA

Menelusuri Transformasi Besar Kesultanan Paser: Dulu Disegani, Kini Perlu Benah Diri

25 Mei 2026 - 15:06 WITA

Aduan Voltage Drop Setahun Diabaikan, Warga Paser Belengkong Keluhkan PLN

22 Mei 2026 - 17:35 WITA

Kebakaran di Long Kali Paser Padam Setelah 2,5 Jam, Kerugian Ratusan Juta

22 Mei 2026 - 17:28 WITA

Trending di PASER