Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

UMUM

Otorita IKN Jadikan Menanam Pohon sebagai Budaya Baru Kota Masa Depan

badge-check


					Caption Foto: Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama mitra pembangunan dan ASN melakukan penanaman pohon di kawasan Embung H KIPP Nusantara dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. (OIKN) Perbesar

Caption Foto: Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama mitra pembangunan dan ASN melakukan penanaman pohon di kawasan Embung H KIPP Nusantara dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. (OIKN)

NUSANTARA – Di Ibu Kota Nusantara (IKN), menanam pohon kini bukan lagi sekadar kegiatan seremonial memperingati hari-hari tertentu. Aktivitas tersebut perlahan tumbuh menjadi bagian dari keseharian dan budaya baru yang dijalankan bersama oleh aparatur sipil negara (ASN), pekerja, masyarakat yang berkunjung, hingga berbagai mitra pembangunan.

Semangat tersebut kembali terlihat dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar di Ruang Terbuka Hijau Embung H Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada Jumat (5/6/2026). Otorita IKN bersama Perbanas (Perhimpunan Bank Nasional), Artha Graha, Bank Indonesia, Electronic City, Nusantara Park, dan insan Otorita IKN menanam 1.153 pohon dari berbagai jenis.

Beragam pohon yang ditanam meliputi jenis kayu-kayuan seperti balangeran, meranti, kapur, kapuk, ketapang laut, dan trembesi, serta tanaman buah dan kemiri. Pohon-pohon tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem sekaligus memperluas ruang hijau di Nusantara.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengangkat tema “Aksi Iklim”, sebuah ajakan untuk merespons berbagai dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Fenomena seperti kekeringan, kebakaran hutan, gelombang panas, hingga terganggunya keseimbangan ekosistem menjadi pengingat bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan tindakan kolektif yang dilakukan secara konsisten.

Di IKN, aksi tersebut diwujudkan melalui kebiasaan menanam yang terus dilakukan secara berkala. Tidak hanya melibatkan pegawai Otorita IKN, kegiatan penghijauan juga terbuka bagi berbagai komunitas, perusahaan, dan masyarakat yang datang ke Nusantara. Setiap pohon yang ditanam menjadi simbol partisipasi bersama dalam membangun kota yang tumbuh selaras dengan alam.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa kegiatan menanam telah menjadi bagian dari budaya yang terus dijaga di Nusantara.

“Ini lifestyle kami. Setiap dua minggu sekali kami menanam. Saat ini sudah lebih dari 16 hektare area yang kami tanami sejak tahun 2024. Kita teruskan budaya kita untuk menanam ini,” ujar Basuki.

Budaya menanam yang tumbuh di IKN menunjukkan bahwa pembangunan kota tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui partisipasi banyak pihak dalam menjaga lingkungan. Dengan melibatkan masyarakat, dunia usaha, dan berbagai institusi, IKN berupaya membangun kebiasaan kolektif yang menjadikan aksi iklim sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (OIKN)

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Otorita IKN Dorong Greater Nusantara untuk Perluas Dampak Ekonomi ke Daerah Sekitar

6 Juni 2026 - 13:17 WITA

Koalisi Masyarakat Sipil Setara Soroti Femisida dan Kekerasan Perempuan, Desak Negara Bentuk Femicide Watch

10 Maret 2026 - 22:15 WITA

Kunjungi IKN, Prabowo Kirim Sinyal Kuat Keberlanjutan Pembangunan

15 Januari 2026 - 18:04 WITA

Memahami Cara Dunia Bekerja di Tengah Perubahan Global

11 Januari 2026 - 15:20 WITA

Modernisasi Penyaluran KPC, Pemkab PPU Alihkan Skema Tunai untuk 6.367 Siswa

19 Desember 2025 - 15:42 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA