Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

KALTARA

Pemprov Dukung Pembentukan Kampus Budaya Perkuat Pelestarian dan SDM Daerah

badge-check


					Foto Caption:
Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Dr. Taufik Hidayat, S.TP., M.Si., mewakili Gubernur Kalimantan Utara membuka Dialog Kebudayaan bertema “Urgensi Kampus/Fakultas Budaya di Kaltara” yang diinisiasi Yayasan Sejarah dan Budaya Kaltara (YSBKU) di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Rabu (24/6/2026). Dialog ini menjadi forum strategis untuk menghimpun gagasan dan masukan terkait pembentukan kampus atau fakultas budaya guna memperkuat pelestarian budaya, meningkatkan kualitas SDM, dan mendukung pembangunan ekonomi kreatif di Kalimantan Utara. (dkisp) Perbesar

Foto Caption: Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Dr. Taufik Hidayat, S.TP., M.Si., mewakili Gubernur Kalimantan Utara membuka Dialog Kebudayaan bertema “Urgensi Kampus/Fakultas Budaya di Kaltara” yang diinisiasi Yayasan Sejarah dan Budaya Kaltara (YSBKU) di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Rabu (24/6/2026). Dialog ini menjadi forum strategis untuk menghimpun gagasan dan masukan terkait pembentukan kampus atau fakultas budaya guna memperkuat pelestarian budaya, meningkatkan kualitas SDM, dan mendukung pembangunan ekonomi kreatif di Kalimantan Utara. (dkisp)

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendukung hadirnya lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu kebudayaan sebagai upaya memperkuat pelestarian budaya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mendukung pembangunan ekonomi kreatif di daerah.

Dukungan tersebut disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Dr. Taufik Hidayat, S.TP., M.Si., saat mewakili Gubernur Kaltara membuka Dialog Kebudayaan bertema “Urgensi Kampus/Fakultas Budaya di Kaltara” yang diinisiasi Yayasan Sejarah dan Budaya Kaltara (YSBKU) di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (24/6).

Taufik menjelaskan bahwa Kaltara memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari suku, bahasa, tradisi, kesenian, pengetahuan lokal hingga warisan sejarah yang tersebar dari wilayah pesisir hingga pedalaman.

Namun hingga saat ini, Kaltara belum memiliki institusi pendidikan tinggi yang secara khusus mengembangkan ilmu-ilmu kebudayaan dalam bentuk kampus maupun fakultas budaya.

“Lembaga pendidikan formal ini dapat menjadi pusat kajian, penelitian, dokumentasi, pelestarian, sekaligus pengembangan kebudayaan daerah,” kata Taufik.

Menurutnya, dialog kebudayaan tersebut menjadi ruang penting untuk menghimpun berbagai gagasan dan masukan dari para pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah strategis pengembangan pendidikan kebudayaan di Kaltara.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari aspek kebudayaan. Keberadaan kampus atau fakultas budaya akan berperan penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus menjadi pusat kajian kritis di tengah perkembangan zaman.

Selain itu, sektor kebudayaan juga memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan pariwisata, industri kreatif, festival budaya, kerajinan, seni pertunjukan, hingga kuliner tradisional yang membutuhkan dukungan riset, inovasi dan SDM yang kompeten.

“Keberadaan kampus atau fakultas budaya tidak hanya penting bagi pelestarian budaya, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan,” ujarnya.

Taufik menambahkan bahwa pembentukan kampus atau fakultas budaya merupakan kebutuhan strategis daerah yang dapat memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Kaltara.

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kaltara, akademisi perguruan tinggi, budayawan, seniman, peneliti sejarah dan budaya, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai komunitas budaya di Kaltara. (dkisp-kaltara)

 

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

 

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Buka Bimtek Satlinmas Bulungan, Sanusi Tekankan Peran Strategis Linmas

24 Juni 2026 - 22:33 WITA

Kaltara Integrasikan E-Katalog v6 dan SP2D Online, Pembayaran Pengadaan Kini Lebih Cepat dan Transparan

24 Juni 2026 - 22:26 WITA

Wagub Ingkong Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI

23 Juni 2026 - 22:54 WITA

Gubernur Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Daerah, Dukung Penguatan Konektivitas Nasiona

23 Juni 2026 - 22:01 WITA

Jembatan Emas untuk UMKM, Gubernur Zainal Dukung Penuh SINERGI Kaltara

23 Juni 2026 - 17:29 WITA

Trending di KALTARA