Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

DAERAH

Wujudkan Keluarga Bebas Stunting, Pemda Paser gelar Jambore Kader IMP dan TPK

badge-check


					Wujudkan Keluarga Bebas Stunting, Pemda Paser gelar Jambore Kader IMP dan TPK Perbesar

PASER – Guna mewujudkan keluarga berkualitas dan bebas stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menggelar jambore bagi kader institusi masyarakat pedesaan (IMP) dan tim penggerak keluarga (TPK), di Hotel Kyriad Sadurengas, Rabu (23/10/2024).

Kegiatan yang dirangkai dengan pembekalan tentang reproduksi keluarga dan pencegahan stunting itu menghadirkan pemateri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur Sunarto.

“Kegiatan jambore ini bukti kita semua punya komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas SDM yang dicanangkan tahun 2045 sebagai tahun SDM unggul dan berkualitas,” kata Sunarto.

Sunarto mengingatkan, permasalah stunting bukan hanya persoalan kurangnya asupan gizi pada anak, melainkan faktor-faktor lain misalnya tidak adanya masyarakat terhadap akses sarana air bersih.

Oleh karena itu melalui kegiatan Jambore, diharapkan peserta dapat saling bertukar informasi dan pengalaman mengenai penanganan stunting.

Sementara, dalam sambutan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Paser, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Paser, Amir Faisol, mengatakan penting bagi kader memiliki wawasan tentang kontrasepsi, sebagai bekal dalam mengedukasi pasangan usia subur.

“Sehingga pengetahuan tersebut bermanfaat dalam peningkatan kualitas keluarga,” kata Amir.

Amir mengapresiasi para kader yang telah bekerja sehingga Pemkab Paser meraih penghargaan dari Pemprov Kaltim atas capaian tertinggi cakupan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting pada Juni lalu.

Penghargaan tersebut diberikan pada peringatan Hari  Kesatuan Gerak Nasional (Harganas) ke-31 Tingkat Kalimantan Timur dan Paser, di mana Kabupaten Paser ditetapkan sebagai satu dari 3 kabupaten di  Kaltim yang telah berhasil mempercepat penurutnan stunting.

Amir menerangkan, Berdasarkan Data SKI, prevalensi stunting di Kabupaten Paser Tahun 2023 turun dari 24,9% menjadi 22,4%.

“Namun sebagaimana yang kita ketahui bahwa terdapat perbedaan antara data SKI dengan hasil prevalensi stunting yang dilakukan oleh Kabupaten Paser pada bulan Juni 2024, dimana hasil prevalensi stunting di Paser hanya 13 persen,” ucapnya.

 

Kegiatan pembukaan jambore tersebut dihadiri perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, sejumlah kepala desa, pimpinan perusahaan, petugas puskesmas, dan organisasi kemasyarakatan. (CB02/05)

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Kembangkan Program CSR yang Inovatif dan Berdampak, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Terima Penghargaan dari Pemkab Penajam Paser Utara

22 Juli 2026 - 02:06 WITA

PEP Bunyu Field Tanam 1.000 Bibit Mangrove dan Durian, Perkuat Kelestarian Pesisir dan Ekonomi Lokal

21 Juli 2026 - 15:03 WITA

Puluhan Ribu Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman di Balikpapan

12 Juli 2026 - 22:09 WITA

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai Kemala Beach Balikpapan

12 Juli 2026 - 13:59 WITA

Kembalikan Naluri ke Alam, Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Dilepasliarkan di Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat

27 Juni 2026 - 13:45 WITA

Trending di KALTIM