Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Antisipasi PMK Jelang Idul Adha 2026, Pemkab PPU Siapkan 2.650 Dosis Vaksin Ternak

badge-check


					
Foto : Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Ristu Pramula, (Dok : CahayaBorneo/AJI). Perbesar

Foto : Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Ristu Pramula, (Dok : CahayaBorneo/AJI).

PENAJAM– Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU), bergerak cepat membentengi sektor peternakan dari ancaman penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebagai langkah preventif, pemerintah daerah telah menyiagakan sebanyak 2.650 dosis vaksin yang dikhususkan bagi hewan ternak di wilayah tersebut guna memastikan kesehatan populasi sapi dan kambing tetap terjaga.

Proses penyuntikan vaksin telah mulai dilaksanakan di lapangan. Langkah ini diambil sebagai respons strategis menyambut momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau kurban tahun 2026 yang kian mendekat, di mana mobilitas hewan ternak biasanya mengalami peningkatan signifikan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Ristu Pramula, menjelaskan, program vaksinasi ini merupakan agenda rutin tahunan yang didukung penuh melalui bantuan vaksin dari Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

“Berdasarkan data terkini, mayoritas ternak di Kabupaten PPU sebenarnya telah menerima dosis vaksin sebelumnya, namun penguatan imunisasi tetap menjadi prioritas untuk menutup celah penyebaran virus,” jelasnya pada Senin (27/4/2026).

Sejauh ini, tercatat populasi sapi di Penajam Paser Utara mencapai sekitar 8.500 ekor, sementara populasi kambing berada di angka 387 ekor. Setiap hewan yang telah disuntik vaksin akan langsung diinput ke dalam Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSKHNAS),

“Imi juga lengkap dengan identitas pemiliknya untuk memudahkan pemantauan dan pelacakan status kesehatan hewan secara digital,” terangnya.

Selain program vaksinasi, Dinas Pertanian juga memperketat pengawasan melalui pemeriksaan fisik secara intensif. Petugas dikerahkan untuk menyisir peternakan warga hingga titik-titik penjualan hewan kurban guna menjamin bahwa setiap hewan yang akan disembelih pada Idul Adha mendatang benar-benar dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

“Kami juga menetapkan protokol karantina yang sangat ketat bagi hewan ternak yang didatangkan dari luar wilayah. Bbahwa setiap ternak wajib menjalani pemeriksaan kesehatan total di daerah asal dan harus melewati masa karantina sebelum diizinkan masuk ke wilayah PPU guna memutus rantai potensi penularan penyakit,” tambahnya.

Kewaspadaan ekstra ini diberlakukan mengingat para pedagang biasanya mulai mendatangkan stok hewan kurban dari luar daerah sebulan sebelum Lebaran Haji. Regulasi ini dirancang tidak hanya untuk menangkal PMK, tetapi juga mengantisipasi penyakit kulit berbenjol atau Lumpy Skin Disease (LSD) demi memberikan rasa aman bagi para peternak dan masyarakat luas. (*)

Penulis: Aji Yudha | Editor: Dian MS

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

 

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Peringatan HKG PKK Ke-54, Bupati PPU Launching Website, SIM PKK, SIM Posyandu dan Batik PKK

22 Juli 2026 - 16:26 WITA

SPPD Harus Hasilkan Solusi, Bukan Sekadar Perjalanan Dinas

22 Juli 2026 - 15:24 WITA

Kembangkan Program CSR yang Inovatif dan Berdampak, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Terima Penghargaan dari Pemkab Penajam Paser Utara

22 Juli 2026 - 02:06 WITA

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Petung, BPBD PPU Lakukan Evakuasi

20 Juli 2026 - 23:30 WITA

Respons Cepat Call Center 110, Polres PPU Bersama BPBD dan Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Bangunan di Petung

18 Juli 2026 - 11:56 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA