Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Bupati PPU Mudyat Noor Dampingi Korban Bullying, Beri Dukungan Moral di RSUD Aji Putri Botung

badge-check


					Foto: Mudyat Noor menjenguk korban perundungan yang tengah dirawat di RSUD Aji Putri Botung, sekaligus memberikan dukungan moral kepada korban dan keluarga. (Dok. Istimewa) Perbesar

Foto: Mudyat Noor menjenguk korban perundungan yang tengah dirawat di RSUD Aji Putri Botung, sekaligus memberikan dukungan moral kepada korban dan keluarga. (Dok. Istimewa)

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor, turun langsung memberikan dukungan moral kepada seorang siswa yang menjadi korban perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Kunjungan tersebut dilakukan di RSUD Aji Putri Botung, Nipah-Nipah, Senin (27/04/2026), saat korban tengah menjalani perawatan medis.

Dalam kesempatan itu, Mudyat Noor menyampaikan empati serta motivasi agar korban tetap kuat menjalani proses pemulihan dan tidak kehilangan rasa percaya diri.

“Kami sudah mengunjungi anak tersebut, mencoba memulihkan mentalnya, sekaligus memberikan semangat kepada kedua orang tuanya. Mudah-mudahan dukungan moril ini bisa membantu mereka bangkit menghadapi persoalan yang ada,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perundungan merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dalam dunia pendidikan. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak—mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat—untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.

“Persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya di bidang pendidikan. Edukasi harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah,” tegasnya.

Selain memberikan dukungan langsung, Pemerintah Kabupaten PPU juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait guna memastikan penanganan kasus dilakukan secara tepat, termasuk pendampingan psikologis bagi korban.

Pemkab PPU berkomitmen memperkuat upaya pencegahan perundungan melalui edukasi, pengawasan, serta penegakan aturan di lingkungan sekolah.

Langkah ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, penghormatan, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. (*)

Sumber: Pemkab PPU | Editor: Dian MS

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ancaman El Nino 2026, BPBD PPU Waspadai Krisis Pangan dan Kekeringan

27 April 2026 - 16:44 WITA

Disdikpora PPU Sesalkan Perkelahian Pelajar, Pastikan Pendampingan Korban dan Proses Hukum Berjalan

27 April 2026 - 16:36 WITA

Antisipasi PMK Jelang Idul Adha 2026, Pemkab PPU Siapkan 2.650 Dosis Vaksin Ternak

27 April 2026 - 14:31 WITA

Karhutla di Sungai Parit PPU Berhasil Dipadamkan, Tim Gabungan Bergerak Cepat Cegah Meluas

26 April 2026 - 23:42 WITA

Fasilitas Olahraga Minim, DPRD PPU Soroti Nasib Atlet Renang dan Pembinaan yang Terhambat

26 April 2026 - 17:13 WITA

Trending di OLAHRAGA