Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Disdikpora PPU Sesalkan Perkelahian Pelajar, Pastikan Pendampingan Korban dan Proses Hukum Berjalan

badge-check


					
Foto : Diskusi bersama kepada pihak pihak yang terkait atas permasalah yang terjadi di lingkup sekolah, (Dok : istimewa). Perbesar

Foto : Diskusi bersama kepada pihak pihak yang terkait atas permasalah yang terjadi di lingkup sekolah, (Dok : istimewa).

PENAJAM– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden perkelahian antarpeserta didik yang mengakibatkan luka serius. Pihak dinas menyampaikan empati khusus kepada korban serta keluarga yang terdampak, sembari menegaskan bahwa lingkungan sekolah seharusnya menjadi ruang aman dan beradab.

Bahwasa, segala bentuk kekerasan di kalangan pelajar tidak memiliki tempat dan tidak akan ditoleransi. Meski demikian, dalam penanganan kasus yang melibatkan anak di bawah umur ini, pemerintah tetap berkomitmen mengacu pada prinsip perlindungan anak. Hal ini sejalan dengan mandat Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak yang berlaku di Indonesia.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Disdikpora PPU, Muhtar, menjelaskan bahwa, saat ini prioritas utama adalah memastikan korban mendapatkan perawatan medis yang maksimal, tidak hanya pemulihan fisik.

“Kami juga menjamin adanya pendampingan psikologis guna mengatasi trauma yang dialami korban. Langkah ini diambil agar proses pemulihan berjalan komprehensif hingga korban dapat kembali beraktivitas,” terangnya pada Senin (27/4/2026).

Terkait aspek legalitas, Disdikpora PPU memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. Walaupun proses hukum tetap bergulir, hak-hak anak sebagai pelaku maupun saksi tetap akan diperhatikan sesuai dengan prosedur hukum yang berkeadilan.

“Untuk itu kami membuka ruang untuk upaya penyelesaian melalui pendekatan edukatif dan restoratif. Pendekatan ini bertujuan mencari solusi jangka panjang tanpa mengabaikan rasa keadilan bagi pihak korban,” jelasnya.

Keseimbangan antara penegakan aturan dan pembinaan karakter menjadi kunci dalam menangani kasus sensitif seperti ini.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua hingga pihak sekolah, untuk memperketat pengawasan.

Komunikasi yang sehat dengan anak-anak dinilai menjadi fondasi utama dalam mencegah perilaku menyimpang. Kejadian ini ditegaskan sebagai tanggung jawab kolektif untuk membina generasi muda agar lebih baik.

Sebagai langkah preventif ke depan, Dinas Pendidikan akan memperkuat program pendidikan karakter dan pengawasan di lingkungan sekolah. Langkah nyata ini diambil untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Ini demi menjaga masa depan anak bangsa sekaligus menegakkan keadilan di lingkungan pendidikan Kabupaten PPU,” pungkasnya. (*)

 

Penulis: Aji Yudha | Editor: Dian MS

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ancaman El Nino 2026, BPBD PPU Waspadai Krisis Pangan dan Kekeringan

27 April 2026 - 16:44 WITA

Antisipasi PMK Jelang Idul Adha 2026, Pemkab PPU Siapkan 2.650 Dosis Vaksin Ternak

27 April 2026 - 14:31 WITA

Bupati PPU Mudyat Noor Dampingi Korban Bullying, Beri Dukungan Moral di RSUD Aji Putri Botung

27 April 2026 - 13:59 WITA

Karhutla di Sungai Parit PPU Berhasil Dipadamkan, Tim Gabungan Bergerak Cepat Cegah Meluas

26 April 2026 - 23:42 WITA

Fasilitas Olahraga Minim, DPRD PPU Soroti Nasib Atlet Renang dan Pembinaan yang Terhambat

26 April 2026 - 17:13 WITA

Trending di OLAHRAGA