PENAJAM– Komando Distrik Militer (Kodim) 0913/Penajam Paser Utara (PPU) terus berkomitmen meningkatkan nasionalisme di wilayah Kalimantan Timur.
Langkah ini diwujudkan melalui penguatan program bela negara yang menyasar berbagai elemen masyarakat guna menciptakan ketahanan wilayah yang solid.
Komandan Kodim 0913/PPU, Letkol Inf Andhika Ganessakti, menegaskan bahwa upaya ini dilakukan melalui beragam skema kegiatan. Selain pembinaan rutin, pihaknya juga aktif menjalankan komunikasi sosial serta pembinaan terhadap komponen cadangan (komcad) yang ada di wilayah PPU.
“Fokus bela negara tidak hanya terbatas pada kegiatan kepramukaan. Saat ini, terdapat program khusus dari Markas Besar TNI yang dikenal sebagai Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), yang memiliki visi serupa dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini,” ujarnya beberapa hari lalu.
Kodim PPU juga memastikan keberlanjutan program ini dengan mengadakan pertemuan rutin setiap tiga bulan. Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi para anggota komponen cadangan dan pegiat bela negara untuk tetap terhubung dan mendapatkan materi pembinaan terbaru langsung dari markas Kodim.
“Hingga saat ini, tercatat sekitar lima hingga sepuluh warga PPU yang secara resmi tergabung dalam komponen cadangan. Kami terus memantau dan membina mereka melalui berbagai agenda berkala agar kesiapsiagaan mereka tetap terjaga,” jelasnya.
Menariknya, program ini juga merambah sektor profesional seperti lingkungan SPPG. Letkol Inf Andhika mengungkapkan bahwa sejumlah personel penting di instansi tersebut kini telah berstatus sebagai bagian dari komponen cadangan nasional setelah menyelesaikan pendidikan militer resmi.
“Kepala SPPG dan koordinator wilayahnya di PPU diketahui telah lulus dari pendidikan di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat. Dengan latar belakang pendidikan tersebut, mereka diharapkan mampu menjadi pionir dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara di lingkungan kerja maupun masyarakat luas,” terangnya. (*)
Penulis: Aji Yudha | Editor: Dian MS
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







