Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Mudyat Noor Minta OPD PPU Tingkatkan Kinerja dan Jangan Hindari Wartawan

badge-check


					Foto: Bupati PPU Dorong Sinergi OPD dan Transparansi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik. (Dok: Istimewa) Perbesar

Foto: Bupati PPU Dorong Sinergi OPD dan Transparansi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik. (Dok: Istimewa)

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Dalam rapat Harmonisasi Kebijakan Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Senin (29/6/2026), Bupati PPU Mudyat Noor meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta mengedepankan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, para asisten, kepala OPD, serta jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.

Dalam arahannya, Mudyat Noor mengatakan pelaksanaan harmonisasi program ke depan akan dilakukan secara tematik. Menurutnya, pola tersebut akan membuat pembahasan lebih efektif karena hanya melibatkan OPD yang memiliki keterkaitan dengan tema yang dibahas.

“Jangan semua hadir dalam setiap rapat. Kita akan bahas secara tematik agar lebih fokus, lebih efektif, dan menghasilkan solusi yang benar-benar bisa dijalankan,” kata Mudyat Noor.

Mudyat juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten PPU yang berhasil masuk sebagai salah satu kabupaten terbaik dalam penilaian Indeks Kualitas Kebijakan. Ia meminta seluruh perangkat daerah mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut melalui implementasi kebijakan yang terukur.

Beberapa kebijakan yang menjadi perhatian di antaranya seperti pelaksanaan Perbup Produk Serambi Nusantara, dukungan fasilitas bagi pondok pesantren, optimalisasi pengelolaan sampah, pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, Mudyat meminta setiap OPD tidak lagi bekerja secara sendiri-sendiri dalam menjalankan program bantuan masyarakat. Menurutnya, seluruh data penerima manfaat harus disinkronkan agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih.

“Kita harus memastikan seluruh program saling terhubung. Jangan sampai satu keluarga menerima banyak bantuan sementara masyarakat lain yang membutuhkan justru terlewat,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya kemampuan pejabat dalam menyampaikan informasi kepada publik. Ia mengingatkan agar seluruh kepala OPD tidak menghindari wartawan, tetapi mampu menjelaskan setiap program sesuai kewenangan dan didukung data yang akurat.

“Kalau itu menjadi tugas dan tanggung jawab kita, kuasai materinya. Jangan menghindari media. Berikan penjelasan yang benar karena informasi yang tidak disampaikan dengan baik akan memunculkan opini yang sulit diluruskan,” katanya.

Di akhir arahannya, Mudyat meminta OPD memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada enam urusan wajib, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Ia berharap evaluasi yang dilakukan pemerintah menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang kita bangun bukan hanya program, tetapi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Karena itu, setiap OPD harus bekerja lebih terukur, terbuka, dan saling berkolaborasi,” pungkasnya. (hms/ppu)

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Polsek Babulu Gagalkan Dugaan Transaksi Sabu, 20,78 Gram Narkotika Disita di PPU

29 Juni 2026 - 14:27 WITA

Benuo Taka Art Fest 2026 Sukses Digelar, Jadi Tonggak Baru Pelestarian Budaya PPU

28 Juni 2026 - 20:21 WITA

Polres PPU Gagalkan Peredaran Sabu di Jenebora, 25 Paket Siap Edar Disita

26 Juni 2026 - 22:41 WITA

Desa Cantik Resmi Diluncurkan di PPU, Perkuat Pembangunan Berbasis Data hingga Tingkat Desa

25 Juni 2026 - 19:47 WITA

Dampingi Gubernur Kaltim, Bupati PPU Dukung Pengembangan Kelapa Genjah sebagai Komoditas Unggulan Daerah

25 Juni 2026 - 16:28 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA