PENAJAM– Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyelenggarakan Konferensi Cabang (KONFERCAB) ke-IV. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII yang ke-66, sebagai momentum memperkuat eksistensi organisasi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar PMII atas terselenggaranya forum tertinggi tingkat cabang tersebut. Pemerintah daerah menilai kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga keberlanjutan roda organisasi mahasiswa Islam di wilayah PPU.
Bupati PPU, Mudyat Noor, yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sodikin, menyampaikan bahwa usia 66 tahun adalah tonggak sejarah yang luar biasa. Momentum harlah ini diharapkan menjadi ruang evaluasi dan konsolidasi untuk memperkuat arah gerakan kaderisasi ke depan.
“Diusia 66 tahun ini merupakan usia yang sangat matang bagi sebuah organisasi kemahasiswaan. PMII telah terbukti mampu menjadi wadah kaderisasi yang melahirkan generasi muda berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan yang luas, serta memegang teguh semangat keislaman,” terangnya pada Kamis (14/5/2026).
Lebih lanjut, organisasi ini juga dinilai memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat. Karakter kader yang peka terhadap lingkungan sosial menjadi modal utama PMII dalam berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di tengah dinamika perubahan zaman yang semakin cepat.
Pemkab juga mengingatkan bahwa saat ini Kabupaten PPU berada pada posisi yang sangat strategis dalam peta pembangunan nasional. Kondisi tersebut membawa tantangan sekaligus peluang besar bagi generasi muda, terutama kader PMII, untuk mengambil peran aktif dan strategis dalam menentukan arah masa depan daerah.
“Untuk itu saya mengajak seluruh kader PMII untuk senantiasa menjaga semangat persatuan dan kebersamaan. Meski perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal yang lumrah, ini juga diharapkan tidak mengurangi soliditas kader dalam mengawal kemajuan Kabupaten PPU,” pungkasnya. (*)
Penulis: Aji Yudha | Editor: Dian MS
Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.







