Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

Pendidikan

Pembangunan SNT Rp250 Miliar di PPU Dimulai November 2026, Bupati Fokus Siapkan SDM Unggul

badge-check


					SEKOLAH NASIONAL: Pembangunan SNT PPU senilai Rp250 miliar ditargetkan dimulai November 2026. Bupati Mudyat Noor fokus menyiapkan SDM unggul. (dok: istimewa) Perbesar

SEKOLAH NASIONAL: Pembangunan SNT PPU senilai Rp250 miliar ditargetkan dimulai November 2026. Bupati Mudyat Noor fokus menyiapkan SDM unggul. (dok: istimewa)

PENAJAM – Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), memasuki tahap akhir persiapan dan direncanakan mulai memasuki konstruksi fisik pada November 2026 mendatang.

Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan, pembangunan sekolah tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Menurutnya, proses pembangunan SNT di PPU telah memasuki tahapan final setelah Pemerintah Kabupaten PPU menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) dengan pemerintah pusat belum lama ini. Selanjutnya, pembangunan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada November 2026.

“Kalau sesuai informasi dari Kementerian, pelaksanaan fisiknya direncanakan mulai November. Kita harapkan seluruh prosesnya berjalan lancar,” kata Mudyat Noor, Rabu, (12/8/2026).

Sekolah yang diperuntukkan bagi jenjang SMP tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp250 miliar. Besarnya anggaran menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang memiliki standar tinggi dan mampu menjadi salah satu pusat pengembangan SDM di PPU.

Mudyat menegaskan, pembangunan SNT tidak hanya berorientasi pada penyediaan gedung sekolah, tetapi lebih jauh diarahkan untuk mencetak generasi PPU yang memiliki kompetensi, karakter, serta daya saing tinggi.

Terlebih, posisi PPU yang berada di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) membutuhkan dukungan SDM lokal yang mampu mengambil peran dalam berbagai peluang pembangunan dan ekonomi yang terus berkembang.

“Ini bagian dari upaya kita menyiapkan SDM yang unggul, maju, dan mampu bersaing di masa depan, khususnya dalam menghadapi dinamika pembangunan kawasan penyangga IKN,” jelasnya.

Meski diperuntukkan bagi putra-putri daerah, akses masuk ke sekolah tersebut nantinya tidak dilakukan secara otomatis. Calon peserta didik tetap harus mengikuti proses seleksi yang cukup ketat karena sistem pendidikan yang diterapkan mengacu pada standar internasional.

Pemkab PPU memperkirakan sekitar 5.000 calon siswa berpotensi mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan kursi di sekolah tersebut.

“Memang siswanya dari Penajam, tetapi tetap harus melalui tes karena standarnya memang internasional,” jelas Mudyat.

Program SNT ini juga menjadi kesempatan yang relatif eksklusif bagi daerah di Kalimantan Timur. Dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim, hanya PPU dan Kabupaten Mahakam Ulu yang mendapatkan undangan untuk mengikuti program tersebut.

Mudyat mengatakan Pemkab PPU terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Ia berharap kehadiran SNT dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam peningkatan mutu pendidikan di PPU. Dengan fasilitas dan standar pendidikan yang tinggi, sekolah tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan.

“Pemerintah daerah terus berupaya agar kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kita ingin anak-anak PPU memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan nantinya mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (Hms-PPU)

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya! 

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Bupati PPU Tegaskan Pengendalian Inflasi Harus Diperkuat, KAD Jadi Strategi Jaga Pasokan Pangan

12 Agustus 2026 - 14:39 WITA

PT Waru Kaltim Plantation Dukung Peningkatan Fasilitas Ibadah di Desa Api Api

11 Agustus 2026 - 15:47 WITA

Hadapi Ancaman Karhutla, Polres PPU Perkuat Kesiapsiagaan dan Deteksi Dini

11 Agustus 2026 - 12:36 WITA

Jelang HUT ke-81 RI, Kapolsek Babulu Motivasi Calon Paskibra

10 Agustus 2026 - 16:52 WITA

Seleksi JPT Pratama PPU Dibuka, Mudyat Noor Cari Pemimpin Berintegritas

10 Agustus 2026 - 16:28 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA