Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Sekda PPU Minta RSUD RAPB Prioritaskan Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

badge-check


					Foto: Sekda PPU Tohar memimpin evaluasi Program JKN bersama BPJS dan OPD terkait guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat serta kualitas layanan RSUD RAPB. (Dok/HumasPPU) Perbesar

Foto: Sekda PPU Tohar memimpin evaluasi Program JKN bersama BPJS dan OPD terkait guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat serta kualitas layanan RSUD RAPB. (Dok/HumasPPU)

PENAJAM — Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar memimpin rapat monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Ruang Rapat Bupati PPU, Kilometer 09, Nipah-nipah Senin (18/5/2026).

Rapat tersebut dihadiri Asisten I Pemkab PPU, Nicko Herlambang, anggota DPRD, Kepala BPKAD, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Disnaker, Kepala Cabang BPJS Balikpapan, kepala UPT puskesmas se-PPU, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Dalam rapat itu, Tohar menegaskan pentingnya evaluasi rutin terhadap pelaksanaan JKN guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten PPU.

Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan secara berkala agar pemerintah daerah dapat mengetahui secara langsung berbagai kendala di lapangan, mulai dari pelayanan kesehatan, kepesertaan BPJS, hingga kualitas pelayanan rumah sakit dan puskesmas.

“Program JKN ini menyangkut perlindungan dasar masyarakat di bidang kesehatan. Karena itu evaluasi harus terus dilakukan agar persoalan pelayanan bisa segera diperbaiki tanpa harus menunggu menjadi keluhan besar di masyarakat,” kata Tohar.

Ia menegaskan seluruh pihak, baik pemerintah daerah, BPJS maupun fasilitas layanan kesehatan, harus terus bersinergi dan terbuka terhadap berbagai masukan demi peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Tohar juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan tenaga medis, khususnya dokter organik di Rumah Sakit Ratu Aji Putri Botung (RAPB), agar tetap memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat di rumah sakit daerah.

“Toh dokter organik harus memprioritaskan jam kerja dan pelayanan di rumah sakit daerah. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta manajemen RSUD RAPB terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari tanggung jawab utama rumah sakit milik pemerintah daerah.

Tohar berharap evaluasi rutin yang dilakukan bersama BPJS dapat menjadi dasar perbaikan sistem pelayanan kesehatan di PPU, baik dari sisi kepesertaan, pembiayaan, infrastruktur kesehatan maupun ketersediaan tenaga medis.

Ia juga menekankan hasil evaluasi tersebut akan ditindaklanjuti dalam rapat berkala tiga bulanan guna memastikan peningkatan pelayanan kesehatan benar-benar berjalan optimal di lapangan. (Humas/PPU)

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dari Gagal Berkali-kali hingga Pimpin Kodim Penyangga IKN, Ini Kisah Hidup Dandim PPU Letkol Inf Fandy Satria

19 Mei 2026 - 20:35 WITA

Polres PPU Musnahkan Arena Judi Sabung Ayam dan Judi Dadu di Penajam

19 Mei 2026 - 14:12 WITA

Peresmian Hailens Billiard dan Cafe, Pemkab PPU Harap Dorong Ekonomi dan Ruang Kreativitas Anak Muda

18 Mei 2026 - 20:35 WITA

PPU Optimistis Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

18 Mei 2026 - 15:28 WITA

DPMD PPU Perkuat Program Jaga Desa untuk Awasi Pengelolaan Dana Desa

17 Mei 2026 - 17:22 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA