Menu

Mode Gelap
Basuki Hadimuljono dan Jess Dutton Bahas Kolaborasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Ibu Kota Nusantara PUPR PPU Terkendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Dekat IKN Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon di KIPP IKN Delegasi Sabah Kunjungi Ibu Kota Nusantara, Eksplorasi Potensi Investasi dan Kerja Sama Otorita IKN Terima Kunjungan Delegasi Pengusaha Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Pembangunan IKN PPU Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Peningkatan Kapasitas

PENAJAM PASER UTARA

Jemput Bola ke Pusat dan Provinsi, Bupati PPU Mudyat Noor Percepat Pembangunan Infrastruktur Strategis

badge-check


					Foto: Bupati Mudyat Intensif Koordinasi dengan Pusat dan Pemprov Kaltim Demi Percepatan Pembangunan PPU. (DOk: CB Media) Perbesar

Foto: Bupati Mudyat Intensif Koordinasi dengan Pusat dan Pemprov Kaltim Demi Percepatan Pembangunan PPU. (DOk: CB Media)

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), , terus mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna mempercepat pembangunan infrastruktur dan program strategis di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Langkah tersebut dilakukan sebagai strategi jemput bola agar berbagai program yang menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dapat direalisasikan di Benuo Taka. Menurut Mudyat Noor, percepatan pembangunan hanya dapat dicapai melalui sinergi antarpemerintah sesuai pembagian kewenangan masing-masing.

“Pemerintah kabupaten tidak bisa bekerja sendiri. Ada pembangunan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan ada pula yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Karena itu kami aktif berkoordinasi agar berbagai kebutuhan pembangunan di PPU mendapat perhatian dan dukungan,” ujarnya.

Selain memperjuangkan pembangunan jalan provinsi dan nasional, Pemerintah Kabupaten PPU juga terus mengusulkan berbagai program strategis yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di antaranya adalah pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai upaya memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, pembangunan sekolah terintegrasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan akses layanan pendidikan, serta pembangunan dan peningkatan jalan penghubung antarwilayah di Kabupaten PPU maupun konektivitas antardaerah hingga antarprovinsi guna memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan pertumbuhan ekonomi.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga terus mengusulkan berbagai proyek strategis lainnya, mulai dari peningkatan infrastruktur dasar, pembangunan sarana dan prasarana pelayanan publik, penguatan konektivitas menuju kawasan , hingga pengembangan kawasan ekonomi yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Mudyat Noor menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan di Kabupaten PPU masih sangat besar, sementara kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memiliki keterbatasan dalam membiayai seluruh program pembangunan.

Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi menjadi langkah strategis agar program-program yang menjadi kewenangan kedua tingkatan pemerintahan tersebut dapat segera direalisasikan di Kabupaten PPU.

“Ini bukan hanya soal mencari bantuan anggaran, tetapi memastikan setiap tingkatan pemerintahan menjalankan tanggung jawabnya sesuai kewenangan. Dengan kolaborasi yang baik, pembangunan akan berjalan lebih cepat dan manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, posisi strategis Penajam Paser Utara sebagai daerah penyangga sekaligus mitra pembangunan Ibu Kota Nusantara membuka peluang besar bagi daerah untuk memperoleh dukungan pembangunan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

Pemerintah Kabupaten PPU pun berkomitmen terus membangun komunikasi yang intensif dengan kementerian, lembaga, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar berbagai usulan pembangunan dapat masuk dalam program prioritas nasional maupun daerah.

Melalui langkah jemput bola tersebut, diharapkan pembangunan infrastruktur strategis, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sektor perikanan, serta konektivitas antarwilayah dapat berjalan lebih cepat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, dan menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Kabupaten PPU. (*)

Editor: Redaksi CB Media

Dapatkan breaking news dan berita pilihan langsung di ponselmu!
Gabung sekarang di WhatsApp Channel resmi Cahayaborneo.com:
https://whatsapp.com/channel/0029VaeJ8yD6GcGMHjr5Fk0D
Pastikan WhatsApp sudah terinstal, ya!

 

Facebook Comments Box
PERINGATAN:
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto milik CahayaBorneo.com dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Baca Lainnya

Damkar PPU Kerahkan 5 Armada untuk Padamkan Kebakaran di Kelurahan Sungai Parit

9 Juli 2026 - 16:31 WITA

Kebakaran Rumah di Sungai Parit Telan Dua Korban Meninggal Dunia

9 Juli 2026 - 13:07 WITA

Cegah Balap Liar, Polsek Waru Intensifkan Patroli Dini Hari di Jalur Nasional PPU

8 Juli 2026 - 21:37 WITA

Ungkap Kasus Narkoba di Penajam, Satresnarkoba Polres PPU Sita 12 Paket Sabu

8 Juli 2026 - 21:32 WITA

Ketua TP PKK PPU Hadiri Women Program APKASI 2026, Perkuat Pemberdayaan Perempuan

3 Juli 2026 - 22:25 WITA

Trending di PENAJAM PASER UTARA